Akhirnya Kamu Berjaya

Baca: Ayub 42:7-17

Nyanyian Kidung Jemaat 247:2 menyajikan syair yang menguatkan orang yang beriman kepada Tuhan, “Sambil menyangkal dirimu tetaplah percaya. Jangan pengharapan hilang di prang dan bahaya. Biar gentar, hatimu pun berdebar, akhirnya kamu berjaya.”

Kisah Ayub terkesan ironis, tragis, dan dramatis. Orang yang begitu mengasihi dan diberkati Tuhan harus mengalami malapetaka dan penderitaan yang luar biasa. Bahkan, isteri, para sahabatnya, dan iblis mencemoohnya habis-habisan. Pergumulan yang menggoncangkan iman serta menimbulkan pertanyaan kontroversial, yaitu: “Mengapa orang yang begitu baik dan saleh bisa terkena musibah yang sedemikian hebat dan jatuh menderita sampai titik nadir kehidupan seorang manusia.”

Kitab Ayub menyajikan pergumulan manusia sepanjang masa. Apakah dalam kondisi itu, seseorang masih perlu memercayai Tuhan? Atau meninggalkan imannya karena manusia hanyalah bagian dari permainan dan pertaruhan Tuhan dengan iblis (1:8-12).

Setelah periode pergumulan yang dramatis dan penderitaan iman yang luar biasa, kisah itu diakhiri dengan pengakuan Ayub bahwa Tuhan berdaulat atas segala sesuatu dan Ia Mahabijaksana. Di sini, Ayub memilih sikap penyerahan total kepada Tuhan. Ia telah memenangkan pergumulan iman yang melelahkan jiwa. Sedangkan, para sahabatnya diperintahkan Tuhan untuk meminta maaf kepada Ayub atas sikap mereka yang memanipulasi kehendak Tuhan. Para sahabat Ayub mempersembahan kurban penebus salah dan Tuhan mengabulkan pengakuan bersalah mereka. Sebagai ganjaran atas Ayub, Tuhan memulihkan kehidupan Ayub, yaitu melipatgandakan kekayaannya, diberi umur panjang, diberkati dengan anak dan cucu yang cakap serta cantik (12-16). Lagu Kidung Jemaat di atas cocok menggambarkan kondisi Ayub, setelah dipulihkan Tuhan, yang berakhir bahagia.

Tuhan sangat menghargai pergumulan iman, dalam rangka kesetiaan, bagi setiap orang yang beriman kepada-Nya. [SS]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: