Berkat dan Hukuman

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Yesaya 2

Berita yang disampaikan Allah melalui para nabi-Nya seringkali berupa gabungan antara berkat (kemuliaan di masa depan) dan hukuman (pada masa kini) atas dosa yang dilakukan oleh umat-Nya. Dalam pasal 1, umat Allah dihukum karena ibadah mereka hanya berupa upacara persembahan korban tanpa disertai dengan pertobatan. Dalam pasal 2, umat Allah dihukum karena kemakmuran ekonomi dan kejayaan militer membuat mereka sombong, bahkan membuat mereka meniru bangsa-bangsa kafir dengan menyembah berhala serta melakukan sihir dan tenung. Di hari-hari terakhir (akhir zaman), Yerusalem dan Bait Allah akan menjadi tempat orang belajar dan berziarah secara rohani, tetapi hal itu baru akan terlaksana di masa depan yang jauh, bukan di masa kini. Pada masa Nabi Yesaya, hal itu belum terwujud. Di masa depan yang lebih dekat, Allah akan menghukum kesombongan umat- Nya yang mengandalkan kekayaan dan kekuasaan.

Walaupun nubuat dalam pasal ini terutama ditujukan kepada umat Yehuda dan penduduk Yerusalem, nubuat tersebut mengingatkan kita (yang hidup pada masa kini) bahwa Tuhan akan menghukum semua orang yang hidup dalam dosa. Saat keadaan kita makmur dan berkuasa, ingatlah bahwa dosa telah mengintip untuk menjatuhkan kita. Jangan biarkan diri kita terlena oleh kemakmuran dan kenikmatan sesaat. Ingatlah bahwa berkat paling utama adalah berkat untuk masa depan. Dengan mengingat berkat yang tersedia bagi kita di masa depan, kita akan memperoleh kekuatan untuk senantiasa mengutamakan kehendak Tuhan pada masa kini. Apakah Anda telah membiasakan diri untuk menolak semua tawaran yang menjauhkan Anda dari kehendak Tuhan? [P]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: