Tuhan Mengasihi Umat-Nya

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Baca: Yesaya 14

Saat mengalami malapetaka, kita mudah tergoda untuk beranggapan bahwa Tuhan tidak mengasihi kita atau bahwa kasih Tuhan terhadap orang yang tidak mengenal Allah lebih besar daripada terhadap kita yang percaya kepada-Nya. Hal ini juga bisa dirasakan oleh umat Allah pada masa Perjanjian Lama, khususnya saat mereka ditaklukkan oleh bangsa-bangsa asing. Akan tetapi, kita harus menyadari bahwa cara pandang Allah berbeda dengan cara pandang kita. Kita hanya melihat dalam jangka pendek, tetapi Allah melihat dalam jangka panjang. Dalam jangka pendek, kesuksesan orang yang tidak mengenal Allah kadang-kadang menakjubkan. Akan tetapi, dalam jangka panjang, mereka yang berlaku jahat akan menerima hukuman. Dalam jangka pendek, tak jarang umat Tuhan mengalami kekalahan dan penindasan. Akan tetapi, dalam jangka panjang, Tuhan sedang membentuk umat-Nya agar menjadi manusia yang lebih baik. Tak mengherankan bahwa berita penghukuman terhadap umat-Nya disertai oleh berita pemulihan, sedangkan berita penghukuman terhadap orang yang tidak mengenal Allah tidak memiliki kelanjutan.

Umat Allah yang hidup dalam sebuah negara sebagai kelompok minoritas tak jarang mengalami diskriminasi dan bahkan mengalami penganiayaan. Dalam keadaan semacam itu, janganlah Anda menyalahkan Tuhan! Yakinilah bahwa Tuhan senantiasa mengasihi umat-Nya! Tuhan kadang-kadang mengizinkan datangnya penderitaan sebagai hukuman atau peringatan, tetapi Tuhan pasti menyediakan jalan keluar. Bisakah Anda memakai cara pandang Allah dan bersyukur saat menghadapi penderitaan? [P]

Satu Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: