Menghadapi Perasaan Takut

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Baca: Yesaya 18

Etiopia adalah negeri yang banyak nyamuknya. Oleh karena itu, Etiopia disebut sebagai “negeri dengingan sayap” (18:1). Negeri mereka mengirim utusan untuk menjalin koalisi dengan bangsa yang ditakuti (18:2) karena kekuatan dan kekejamannya, mungkin bangsa Mesir atau bangsa Asyur. Mereka berpikir bahwa berkoalisi dengan bangsa yang kuat akan membuat mereka kuat dan aman. Akan tetapi, Tuhan memberi peringatan bahwa Ia akan menghukum (mengerat, 18:5) bangsa yang kuat itu. Oleh karena itu, sebenarnya berkoalisi dengan bangsa yang kuat tidak akan membawa kebaikan. Bangsa yang kuat itu pun pada akhirnya akan takluk kepada Tuhan.

Kecenderungan untuk berlindung pada sesuatu yang kelihatan kuat itu sebenarnya wajar (manusiawi), tetapi tidak tepat. Allahlah yang seharusnya menjadi tempat perlindungan kita. Dalam kehidupan kita, kita pasti akan menjumpai berbagai kekuatan yang menakutkan di sekitar kita. Kekuatan yang menakutkan itu bisa berwujud suatu negara atau suatu bangsa, tetapi bisa juga berwujud seorang preman atau sebuah organisasi. Kita mungkin saja merasa ketakutan dan kemudian menaklukkan diri terhadap kekuatan yang menakutkan itu. Akan tetapi, keputusan semacam itu sebenarnya merupakan suatu kebodohan dan mencerminkan ketiadaan iman.

Satu-satunya yang patut kita takuti dan kepada-Nya kita harus takluk adalah Allah sendiri! Kita harus meyakini bahwa tidak ada sesuatu pun yang lebih kuat daripada Allah. Oleh karena itu, seharusnyalah kita takut kepada Allah dan bersandar kepada-Nya saat kita dicekam ketakutan. Renungkanlah: Apa yang biasa Anda lakukan saat Anda merasa ketakutan? Apakah Anda bersandar kepada Allah? [P]

“Sebab sebelum musim buah, apabila waktu berbunga sudah berakhir, dan gugusan putik menjadi buah anggur yang hendak masak, maka TUHAN akan mengerat ranting-rantingnya dengan pisau pemangkas, dan menyisihkan carang-carangnya dengan memancungnya.” Yesaya 18:5

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: