Beriman itu Aktif

Baca: Matius 15:21-31

Perempuan Kanaan yang memohon belas kasihan Yesus bagi anak-Nya mendapat pujian dari Yesus, “Hai, Ibu, besar imanmu, …”, demikian kata-kata Yesus. Karena iman, ibu itu berani memohon kepada Yesus, bahkan bersoal jawab dengan-Nya mengenai haknya terhadap karya Yesus. Orang banyak yang berbondong-bondong dibawa kepada Yesus di atas bukit juga disembuhkan karena iman. Karena beriman, mereka datang dan dibawa kepada Yesus.

Bukan hal mudah untuk berada di depan umum bersoal jawab dengan orang terkemuka. Namun, Si Ibu dari Kanaan itu berani melakukannya demi anaknya. Semua dilakukannya karena imannya bahwa Yesus berkuasa menyembuhkan anak-Nya. Bukan perkara yang gampang untuk membawa orang lumpuh, timpang, buta, bisu, dan sakit penyakit lainnya ke atas sebuah bukit. Kenyataannya, mereka tetap melakukannya karena yakin bahwa Yesus berkuasa menyembuhkan mereka. Mereka beriman dengan aktif. Mereka tidak menunggu Yesus datang untuk menyembuhkan mereka. Mereka bergerak, mencari, dan mendekat kepada Yesus. Demikian seharusnya iman itu.

Iman bukan sesuatu yang pasif, diam lalu percaya bahwa sesuatu akan terjadi. Iman itu aktif, giat bertindak demi mewujudkan hal yang diharapkan. Iman itu memohon sekaligus berusaha. Iman membuat seorang pemuda yang belum mendapatkan pekerjaan tak hentinya berdoa, tetapi juga tak jemu mengirimkan lamaran pekerjaan atau berusaha memulai sebuah usaha. Iman membuat orangtua tak jemu berdoa supaya anaknya lulus sekolah, tetapi juga bertindak menyediakan sarana dan suasana yang mendukung sehingga anaknya bisa belajar dengan baik dan tenang. Beriman berarti aktif bertindak.

Mari kita bersyukur kalau Tuhan mengizinkan adanya tantangan di tengah kehidupan kita! Karena tantangan itu dapat membuat kita teruji: seberapa jauh kita beriman kepada Tuhan? Seberapa aktif kita mewujudkan iman yang konkret? Tak bisa hanya berdiam diri. Berdoa dan bertindak adalah perwujudan iman itu sendiri.[THIE]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

2 Tanggapan

  1. Ajar kami Tuhan berdoa dan bekerja, memohon dan bertindak Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: