Bekerja Memberi Buah

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Filipi 1

Umumnya, manusia tidak mengharapkan kematian. Ia menghindari berpikir dan membicarakan kematian. Sekalipun menghadapi pergumulan berat seperti sakit parah, manusia rela mengeluarkan banyak uang untuk mempertahankan nyawanya. Akan tetapi, jika boleh memilih, Paulus lebih senang mati dan tinggal bersama dengan Kristus (1:21-23). Ia menganggap kematian sebagai keuntungan, sebab ia sangat mengasihi Kristus. Kerinduannya yang amat besar untuk bertemu Kristus secara pribadi hanya terwujud melalui kematian. Namun, ia didesak dari dua pihak. Di satu pihak, ia ingin pergi dan tinggal bersama Kristus, itu jauh lebih baik. Di pihak lain, Tuhan mengaruniakan hidup karena masih ada tugas yang belum selesai, yaitu bekerja memberi buah. Paulus sadar bahwa peran dan tanggung jawabnya besar. Kasih dan dedikasinya nampak dari cara ia memandang segala sesuatu dari sudut pandang Kristus. Dalam penjara, ia mengucap syukur dan berdoa agar jemaat Filipi berdiri teguh dalam iman kepada Kristus dan tetap memberitakan Injil dalam masa yang sulit (1:3-11). Ia menjadi contoh dalam memberitakan Injil sehingga Injil makin tersebar. Dengan semangat yang sama, ia ingin agar jemaat semakin berani memberitakan Injil (1:12-18).

Prinsip, cara pandang, dan nilai hidup Paulus perlu dimiliki setiap orang percaya. Hidup adalah bekerja untuk memberi buah. Kuncinya terletak pada kasihnya kepada Kristus yang dia sembah. Tidak peduli berapa besar tekanan hidup Anda dan tidak peduli hebatnya ancaman yang sedang mengancam Anda, jika Anda mengasihi Kristus lebih daripada segalanya, Ia akan memberi kekuatan kepada Anda untuk bekerja menghasilkan buah kebenaran [Souw]

“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.” Filipi 1:21-22a

2 Tanggapan

  1. Trimakasih Tuhan Yesus…

  2. Buatlah semua orang yang percaya kepada Jesus berbuah, sehingga orang yang belum mengenal kasihmu, mengenal Tuhan melalui kami. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: