Orang Buta yang Dicelikkan

Baca: Matius 20:29-34

Orang yang mengalami kebutaan fisik sangat menyedihkan. Mereka tidak dapat melihat dan mengenali suatu objek dan tidak dapat menikmati dunia ciptaan Allah yang penuh warna. Mereka tidak tahu apa namanya terang karena yang dilihat dalam keseharian hanyalah kegelapan.

Kepopuleran Yesus berkumandang di seluruh Israel. Satu-satunya jalur yang aman, bebas dari gangguan perampok Samaria, menuju Yerusalem harus melintasi daerah Yerikho (29; bdk. Mat. 19:1). Kemana pun Yesus pergi, Ia melayani kebutuhan orang-orang Israel, baik jasmani maupun rohani. Berulang-ulang kali Ia memperlihatkan contoh konkret kepada para murid-Nya apa artinya melayani sepenuh hati. Sebagai Gembala Agung, Ia sangat peduli dengan kondisi umat-Nya. Sebaliknya, umat-Nya tidak memedulikan saudaranya yang membutuhkan pertolongan. Di depan mereka ada dua orang butuh yang membutuhkan uluran tangan Yesus (30). Bukannya memapah mereka ke hadapan Yesus, malahan memarahi keduanya (31a).

Hiruk-pikuk suara orang banyak dikalahkan oleh teriakan dua orang buta tersebut (31b). Orang buta tersebut menyadari bahwa jika mereka melewatkan kesempatan ini, maka yang ada hanyalah penyesalan. Upaya mereka membuahkan hasil (32). Permintaan mereka sangat sederhana, yaitu mampu melihat seperti orang normal pada umumnya (32-33). Mencelikkan mata orang buta merupakan salah satu ciri khas Mesias yang kelak akan mencelikkan kebutaan rohani manusia berdosa (34).

Dosa mengakibatkan adanya selubung di mata rohani orang berdosa. Selubung itu menyebabkan kebutaan rohani. Kebutaan tersebut membuat manusia memilih hidup dalam kedagingan daripada kerohanian. Karena itu, darah Kristus yang tercurah mampu membersihkan dan mencelikkan kebutaan rohani orang berdosa. Dengan rohani yang sehat, orang-orang percaya mampu mengejar nilai-nilai kebenaran dan kekekalan.

Bagaimana kesehatan rohani Anda? Bertambah baik atau buruk? Mintalah kepada Allah agar Ia memulihkan kerohanian Anda! [TG]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: