Melawan Komersialisasi Agama

Baca: Matius 21:12-17

Komersialisasi agama atau politisasi agama sangat ditentang oleh Yesus. Pengusiran para pedagang dan jawaban Yesus kepada para imam dan ahli Taurat semakin memperuncing situasi yang terjadi di antara mereka. Mewartakan kebenaran tidak selalu diterima dengan senang hati.

Saat memasuki kota Yerusalem, tempat yang pertama kali didatangi Yesus adalah Bait Allah. Persembahan menggunakan mata uang asing diharamkan karena uangnya bergambar kaisar Romawi. Pelarangan itu dimanfaatkan oleh para imam untuk menyediakan jasa penukaran uang, hewan kurban, dan lain sebagainya. Bagi mereka yang membawa hewan kurban sendiri sudah pasti akan dipersulit uji kelayakannya (berdasar ketentuan hewan kurban dalam Imamat 27). Monopoli seperti memberikan keuntungan besar ini bagi para pedagang dan imam, namun merugikan rakyat Israel. Termasuk burung merpati yang adalah hewan kurban paling murah, biasa dipilih orang miskin, dikuasai para pedagang. Tidak heran jika pelataran Bait Allah menjadi pasar.

Boleh jadi dari tahun ke tahun Bait Allah telah berubah menjadi tempat perdagangan, sekarang waktunya untuk bertindak. Tindakan pengusiran pedagang dan membalikkan meja penukar uang serta bangku penjual merpati oleh Yesus jauh dari citra lemah lembut. Pelanggaran yang dilakukan harus dilawan dan fungsi Bait Allah patut diluruskan kembali. Pengusiran pedagang dilanjutkan dengan mukjizat penyembuhan para orang buta dan timpang membuat para imam dan ahli Taurat semakin jengkel, khususnya saat mereka mendengar anak-anak berseru, “Hosana bagi Anak Daud!” Jawaban Yesus mengutip Mazmur 8:2-3 telak membungkam gugatan mereka.

Ketika pemegang otoritas agama memanipulasi kuasa Allah untuk kepentingan diri, maka diperlukan tindakan lebih untuk menegakkan kebenaran. Keberanian ini berisiko. Damai sejahtera bukan berarti tanpa konfrontasi. Sebab kejahatan yang dengan sengaja direncanakan dan dilakukan secara terstruktur tidak dapat ditoleransi lagi. [YTP]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: