Perkataan dan Perbuatan Selaras

Baca: Matius 21:23-32

Ciri khas orang benar terletak pada perkataan yang selaras dengan perbuatannya. Lebih daripada perkataan, perbuatan yang benar akan menjadi pembenaran atas perkataan salah yang telah diucapkan.

Sebagai guru dan pemimpin Israel, para imam kepala dan tua-tua Yahudi adalah tempat bagi bangsa Yahudi bertanya. Jawaban mereka menjadi rujukan bagi umat untuk mengatasi persoalan yang dihadapi, bahkan menjadi keputusan hukum yang mengikat untuk dilaksanakan. Penolakkan terhadap kuasa Yesus membuat mereka bersekongkol untuk menjebak Yesus melalui pertanyaan.

Yesus menjawab pertanyaan mereka dengan pertanyaan balik. Ternyata mereka pura-pura menjawab tidak tahu daripada mengungkapkan pengakuan iman mereka atas Yohanes dan Yesus. Ketakutan mereka disebabkan oleh alasan politis, yaitu rasa takut terhadap orang banyak. Perumpamaan yang diceritakan Yesus semakin menelanjangi ketidakpercayaan dan kekerasan hati mereka.
Hal ini sangat berbeda dengan apa yang dilakukan para pemungut cukai dan perempuan sundal yang dianggap rendah statusnya dalam masyarakat saat itu.

Sama-sama sebagai anak yang disuruh bekerja di kebun oleh ayahnya, anak yang dianggap taat ternyata tidak pergi bekerja. Sedangkan anak yang dicap tidak taat ternyata menyesal dan mengerjakan perintah ayahnya. Yang ideal tentu saja bila perkataan dan perbuatannya selaras. Jauh lebih bisa diterima dan dibenarkan orang yang perkataannya salah, tetapi kemudian menyesal dan mengerjakan kewajibannya. Sebab itu, pengakuan itu harus diwujudkan dalam perbuatan nyata.

Sebagai pengikut Kristus, kita sudah mengikrarkan pengakuan iman dan kesediaan untuk hidup sebagai orang Kristen. Lebih dari pengakuan, buah kehidupan yang selaras dengan pengakuan kita menjadi tanda bahwa hidup kita sungguh-sungguh menjadi saksi Kristus. Jangan sampai kita didakwa oleh perbuatan yang tidak sesuai dengan perkataan kita! [YTP]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: