Hidup dalam Kuasa Kebangkitan

Baca: Matius 22:23-33

Bagi orang Saduki, tidak ada kebangkitan orang mati. Karena itu, orientasi hidupnya tertuju pada perkara kehidupan dunia. Sabda Yesus menunjukkan betapa kuasa kebangkitan melampaui pelbagai masalah yang mereka pertanyakan.

Sebenarnya, kasus yang dipilih untuk ditanyakan kepada Yesus sangat aneh. Bila orang Saduki tidak percaya kebangkitan orang mati, seharusnya mereka tidak perlu berdebat tentang apa yang terjadi pada hari kebangkitan. Maksud mereka bertanya kepada Yesus tidak lain sebagai bentuk penolakan dan menyalahkan ajaran tentang kebangkitan. Jawaban Yesus memperlihatkan kedangkalan dan kekeliruan mereka dalam memahami Kitab Suci dan kuasa Allah. Pola pikir yang salah dapat menjadi penyebab munculnya asumsi yang menyesatkan (29).

Hukum Musa tentang perkawinan dan keturunan dimaksudkan sebagai pedoman saat manusia hidup di dunia ini. Sedangkan kuasa kebangkitan mengatasi hukum dan aturan dunia. Meski demikian, kuasa itu tetap berlaku ketika orang sudah meninggal dunia. Jadi, kuasa kebangkitan membuka pintu bagi manusia untuk mengarahkan orientasi hidupnya pada kekekalan dan kuasa Allah. Hal ini terlihat pada leluhur Israel, yaitu Abraham, Ishak, dan Yakub. Walau mereka sudah mati, namun Allah Israel disebut sebagai Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Karena Allah Israel adalah Allah orang yang hidup. Para leluhur Israel yang sudah meninggal itu hidup karena kuasa kebangkitan menghidupkan mereka (32).

Kebangkitan Yesus menegaskan betapa kuasa Allah tidak berhenti saat kematian. Sebab ada kebangkitan dan hidup yang kekal. Karena itu, sudah menjadi keharusan bagi setiap orang percaya mengarahkan hidupnya pada kesadaran kuasa kebangkitan dan kekekalan.

Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya tidak dapat dihambat oleh siapa pun. Kemanusiaan kita akan menjadi lengkap apabila kehidupan kekal dalam Kerajaan Allah menjadi keputusan utama dalam hidup kita sekarang. [YTP]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: