Tuhan yang Empunya Pelayanan

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: 2 Raja-raja 2

Inilah saat akhir masa pelayanan Elia. Setelah Henokh (Kejadian 5:24), Elia adalah manusia kedua yang diangkat Tuhan ke sorga tanpa melalui kematian fisik. Masalahnya, setelah ia pergi, siapakah penggantinya? Sejak awal, Tuhan sudah memberitahu Elia, bahwa Elisa akan menggantikannya (1 Raja-raja 19:16). Namun, mengapa di saat-saat perpisahan, Elia sampai 3 kali—di Gilgal, Betel, dan di Yerikho—meminta Elisa meninggalkan dia? Apakah Elia lupa bahwa Elisa akan meneruskan pelayanannya? Di dalam perjalanannya, para rombongan nabi terus memberitahu Elisa soal perpisahan ini. Mereka tidak tahu bahwa Elisa akan meminta untuk meneruskan pelayanan Elia. Hal yang membingungkan adalah bahwa Elia ragu-ragu untuk mengabulkannya. Apakah Elia benar-benar telah melupakan keputusan Tuhan? Apakah Elia sukar mempercayakan tugas dan jabatannya kepada Elisa, yang hanyalah pelayannya (1 Raja 19:21)?

Otoritas Elisa pun mengalami ujian: Pertama, ketika para nabi itu memaksa mengutus 50 orang tangkas untuk mencari Elia, perkataan “mendesak-desak dia sampai memalukan” menunjukkan bahwa mereka tidak mau mendengarkan perkataan Elisa. Kedua, ketika anak-anak kota berkata, “Naiklah botak,” yang menunjukkan sindiran apakah Elisa bisa ikut naik ke sorga seperti tuannya, Elia. Namun, kenyataannya, Elisa mampu melayani sehebat kuasa penyertaan Tuhan atas Elia. Ia bisa membelah sungai Yordan. Ia bisa menyehatkan air di negeri itu. Ketika orang-orang tidak menghargai pelayanan kita, tetaplah setia melayani, sebab pelayanan bukanlah soal penilaian manusia, melainkan soal kuasa dan urapan Tuhan bagi para pelayannya. [PHJ]

Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: “Siapakah yang membuat lidah manusia … bukankah Aku, yakni TUHAN? Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan. Keluaran 4:11-1

Satu Tanggapan

  1. Kita tetap melayani sesama sesuai dengan ajaran Tuhan, walapun kadang mereka sukar menerimanya, dan mari kita tetap andalkan Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: