Eli, Eli, Lama Sabakhthani

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Matius 27:45-46

Perhatikan bahwa dalam Injil Matius, Tuhan Yesus tidak mengucapkan sepatah kata pun setelah menjawab pertanyaan Pilatus (27:11). Saat disalib dan diolok-olok, Tuhan Yesus tetap diam. Pada jam 12.00, kegelapan mulai menyelimuti daerah itu. Kira-kira jam 15.00, Tuhan Yesus berseru, “Eli, Eli lama sabakhtani.Seruan itu menggemakan Mazmur 22:2, “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?” Seruan yang diucapkan dengan sisa tenaga yang Ia miliki itu menunjukkan betapa luar biasanya penderitaan yang harus Ia lewati, yaitu keterpisahan dengan Bapa karena menanggung cawan murka Allah. Walaupun Tuhan Yesus amat menderita secara fisik, keterpisahan dengan Bapa lebih berat ketimbang penderitaan fisik yang harus Ia tanggung. Bagaimana tidak? Untuk sementara waktu, relasi harmonis dalam kesatuan Allah Tritunggal terpisah karena salib. Seruan Tuhan Yesus bukan menunjukkan kehilangan iman atau kepercayaan terhadap Allah Bapa, melainkan menunjukkan situasi yang membuat- Nya menderita karena kehilangan kontak dengan Bapa- Nya.

Seruan Tuhan Yesus, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku” membuat orang yang percaya dalam nama-Nya tak perlu menyerukan seruan yang sama. Seruan Tuhan Yesus menandai pulihnya relasi kita dengan Allah. Salib menjamin bahwa Allah tidak akan meninggalkan kita. Ironisnya, kita justru sering merasa baik-baik saja saat relasi dengan Allah rusak. Bagaimana relasi Anda dengan Allah saat ini? Renungkan mana yang lebih sering terjadi dalam hidup Anda: Allah meninggalkan Anda atau Anda meninggalkan Dia? Mengapa hal itu bisa terjadi? Perasaan apa yang muncul di hati Anda saat Anda terpisah dari Allah? [BP]

“Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Matius 28:20b

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: