Berkat yang Membawa Kepada Kejatuhan

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: 2 Raja-raja 20

Hizkia adalah raja Yehuda yang paling giat memulihkan peribadatan. Ia menguduskan kembali rumah Tuhan, memanggil para imam dan orang Lewi untuk melayani Tuhan, melaksanakan persembahan korban bakaran, bahkan merayakan Paskah (2 Tawarikh 29-30) yang terbesar sejak zaman Raja Salomo (2 Tawarikh 30:26). Saat mendengar vonis kematiannya, Hizkia menangis keras sambil memandang ke arah dinding. Kemungkinan besar, ia mengarahkan pandangan ke Rumah Tuhan untuk menaikkan doa tangisannya (Bandingkan dengan Mazmur 138:2; Daniel 6:11), bahkan hal pertama yang akan ia lakukan setelah ia sembuh adalah pergi ke rumah Tuhan.

Sayang, saat mengetahui bahwa umurnya diperpanjang Tuhan 15 tahun lagi, Hizkia menjadi nyaman dan terbuai. Ia yakin bahwa ia tidak akan mati lebih cepat (2 Raja-raja 20:19). Sejak hidup berlimpah kekayaan dan kemuliaan, Hizkia kehilangan gairah bagi Tuhan. Saat utusan babel datang, ia memamerkan harta miliknya tanpa menyinggung soal Tuhan atau ibadah Israel. Bandingkan dengan saat ratu negeri Syeba datang pada zaman raja Salomo dan melihat banyak hal, termasuk ”…korban bakaran yang biasa dipersembahkannya di rumah Tuhan“. Perkataan ratu itu, “Terpujilah Tuhan, Allahmu” menunjukkan bahwa yang membuat ia tercengang bukan hanya kehebatan Salomo (1 Raja-raja 10:5, 9). Kesombongan Hizkia mengakibatkan penawanan bangsa Yehuda dan penghancuran kota Yerusalem oleh Babel.

Ketika Tuhan memberkati hidup Anda, jangan mudah terbuai. Tetaplah giat bagi Tuhan dan layanilah Dia. Itulah yang akan menjaga hati Anda untuk tetap mengingat dan mengasihi Dia! [PHJ]

“Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.” Amsal 30:8b-9

Satu Tanggapan

  1. Berikan aku hikmat dan kerendahan hati, agar aku tidak terlena dengan kenikmatan dunia ini, dan beri saya hati yang selalu bersyukur kepada Mu Tuhan.Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: