Pujian dan Respons

Baca: 1 Tawarikh 25:1-31

 

Para pemusik yang melayani di Bait Suci adalah anak-anak dari keluarga Asaf, Heman, dan Yedutun (1). Tugas anak-anak Asaf adalah bernubuat dengan petunjuk raja (2). Tugas anak-anak Yedutun adalah bernubuat dengan diiringi kecapi pada waktu menyanyikan syukur dan puji-pujian bagi Tuhan (3). Tugas anak-anak Heman adalah menyanyikan nyanyian dengan diiringi alat musik (4-6). Semuanya berjumlah 288 orang (7), yang diundi (8) menjadi 24 kelompok (9-31).

Istilah “bernubuat” (3) merujuk kepada Tuhan menyatakan kehendak-Nya, lalu ada respons pengucapan syukur. Dengan demikian, pujian dalam ibadah di Bait Suci bukan bersifat searah, melainkan dua arah. Dalam hal ini, kita melihat relasi dua arah merupakan hubungan personal yang dialogis, yaitu: Sabda Tuhan dinyatakan kepada umat-Nya, lalu orang-orang beriman merespons penyataan Allah.

Gereja yang menyadari tentang relasi yang bersifat dua arah ini biasanya mewujudkannya dalam tatanan ibadah mereka. Misalnya, setelah Tuhan menyatakan anugerah pengampunan-Nya, entah melalui pembacaan ayat Alkitab atau melalui litani, umat menanggapinya dengan ucapan syukur melalui pujian atau melalui litani juga.

Kesadaran terhadap sifat dua arah dalam ibadah, seharusnya dimiliki oleh para penatalayan ibadah, khususnya pemain musik, pemimpin pujian, maupun para singer. Melalui pelayanan mereka, pujian dapat menjadi sarana efektif bagi umat untuk mempersiapkan hati masuk ke dalam hadirat Tuhan.

Sedangkan bagi jemaat pada umumnya, perlu juga menyadari tentang arti penting dari seluruh rangkaian ibadah yang bersifat dua arah ini. Kesadaran ini akan membantu mereka memahami bahwa pujian dan penyembahan kepada Allah sama pentingnya dengan khotbah. Dengan demikian, mereka akan datang lebih awal sebelum ibadah dimulai.

Marilah kita menghargai seluruh rangkaian ibadah yang bersifat dua arah ini disertai sikap yang responsif terhadap apa yang Tuhan nyatakan melalui nyanyian, pujian, litani, maupun khotbah. [RH]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: