Allah Tidak Pernah Mengecewakan Umat-Nya

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Ayub 16-17

Karena diserang bertubi-tubi secara tidak adil, akhirnya Ayub marah. Ia menyebut para sahabatnya sebagai “penghibur sialan” (16:2) dan orang-orang yang tidak berhikmat (17:10). Kata “sialan” berarti mengecewakan dan menambah kerepotan, karena hiburan para sahabatnya bukan hanya tidak menghibur, tetapi justru menambah penderitaannya dengan penghakiman dan penilaian yang salah. Jika berada dalam posisi para sahabatnya, Ayub tidak akan menghakimi dan menyalahkan, melainkan ia akan mengucapkan kata-kata yang menguatkan dan penuh belas kasihan (16:5).

Selanjutnya, Ayub sekali lagi menceritakan penderitaan yang sedang ia hadapi dengan harapan agar para sahabatnya memahami betapa berat penderitaannya (16:6). Penderitaannya dimulai dengan kehancuran keluarganya (16:7), dilanjutkan dengan penderitaan jasmani dan sosial. Kehancuran fisiknya digambarkan seperti diserang binatang buas: menerkam, menggertakkan gigi, dan mengangakan mulut (16:9-10); disiksa musuh lalim: membanting, menghujani dengan anak panah, menembus ginjal dan menumpahkan empedu, serta merobek-robek tubuhnya (16:12- 14). Secara sosial, ia menjadi cemoohan dan sindiran orang banyak, sehingga ia merasa hidupnya akan segera berakhir dan ia segera mati dan dilupakan orang (17:1-16).

Ketika para sahabatnya mengecewakan saat fisiknya hancur karena penderitaan, Ayub tidak putus harapan karena ia mengarahkan pandangannya kepada Allah yang menjadi Saksinya di sorga (16:19-20). Sama seperti Ayub, kita juga sering dikecewakan oleh sesama dan dihancurkan oleh berbagai kesulitan hidup. Namun, jangan putus asa, pandanglah pada Allah, dan Ia akan menguatkan kita dan menjadikan penderitaan kita sebagai kesempatan untuk bersaksi bagi kemuliaan nama-Nya. [TF]

“Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, … sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, … dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, ….” Habakuk 3:17-18

2 Tanggapan

  1. Buatlah kami tetap percaya dan berharap kepadaMu sepanjang hidup kami karena hanya dari Tuhanlah hidup mati kami. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: