Carilah Hikmat dan Akal Budi

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Ayub 28

Dalam lanjutan ucapannya, Ayub menyinggung tentang betapa berharganya hikmat dan cara mendapatkannya. Ayub memulai ucapannya dengan menjelaskan bahwa hikmat sejati tidak dapat ditemukan di dalam dunia. Ia menggambarkan usaha manusia untuk mencari barang berharga dengan menggali tanah, membongkar gunung, membuka terowongan, membuka tambang hingga ke tempat yang tersembunyi, bahkan mengarungi lautan dan samudera. Manusia dapat menemukan berbagai barang berharga di sana—seperti emas, perak, besi, pangan, dan batu permata—namun manusia tidak dapat menemukan hikmat dan akal budi (28:1-14). Ayub berkata, “Tetapi di mana hikmat dapat diperoleh, di mana tempat akal budi?” (28:12). Selanjutnya, Ayub mengatakan bahwa hikmat lebih berharga dari kekayaan, dan kekayaan tidak dapat membeli hikmat (28:12-19). Hikmat lebih berharga daripada segala logam mulia—emas murni, emas Ofir, atau emas tua. Hikmat juga lebih berharga daripada segala batu permata— krisopras, lazurit, gewang, hablur, mutiara, dan kisolit Etiopia.

“Hikmat itu, dari manakah datangnya, atau akal budi, di manakah tempatnya?” tanya Ayub kepada para sahabatnya sebagai bentuk sindiran kepada mereka yang mengaku dirinya lebih berhikmat dari Ayub dan terus memaksanya untuk mengakui kesalahan dan bertobat (28:20). Ayub mengatakan, hikmat sejati hanya dimiliki Allah yang menetapkan dan menyelidikinya (28:27). Sebagai penutup, Ayub mengatakan bahwa hikmat adalah takut akan Tuhan, dan akal budi adalah menjauhi kejahatan (28:28).

Ucapan Ayub mengingatkan kita untuk lebih mengutamakan Allah di dalam kehidupan ini, agar kita memiliki hikmat dan akal budi. Nilai hidup manusia diukur oleh seberapa besar hikmat dan akal budi yang dimilikinya, bukan dari berapa besar hartanya dan berapa tinggi kedudukannya. [TF]

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Matius 6:33

Satu Tanggapan

  1. Berikan hikmat dan akal budi kepada kami agar kami dapat membedakan yang jahat dan yang baik amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: