Mewaspadai Perilaku Ketidaksetiaan

Baca: 2 Tawarikh 11:5-12:16

Tiga tahun pemerintahan Rehabeam berjalan baik. Ia berhasil memperkukuh kota-kota berkubu dan menempatkan kepala-kepala pasukan dengan segala persediaan senjata dan makanan. Dalam masa tiga tahun, terjadi perubahan sikap Yerobeam kepada TUHAN yang telah memilihnya menjadi raja atas 10 suku. Salah satu contoh, yaitu perombakkan tatanan ibadah. Para imam dari orang Lewi dilengserkan dan Yerobeam mengangkat imam-imam untuk bukit-bukit pengorbanan, dan patung anak-anak lembu jantan. Orang-orang Lewi dan Israel yang setia menyembah Tuhan pergi ke Yerusalem dan memperkukuh kerajaan Yehuda.

Setelah tiga tahun, ketika kerajaan dan kekuasaan Rehabeam teguh, berangsur-angsur Rehabeam dan seluruh Israel meninggalkan Tuhan. Pada tahun kelima, Tuhan mengizinkan Raja Sisak dari Mesir menyerang Yehuda. Di saat terancam, nabi Semaya mengingatkan raja dan para pemimpin Yehuda, lalu mereka merendahkan diri di hadapan Tuhan. Ia melindungi Yehuda dari pemusnahan oleh Sisak, tetapi konsekuensi dosa tetap dijalani oleh mereka. Dalam kurun waktu 5 tahun sesudah kematian Salomo, Sisak berhasil merampas barang-barang berharga di perbendaharaaan rumah Tuhan dan raja. Semua dirampas, termasuk perisai-perisai emas. Terpaksa Rehabeam membuat perisai-perisai dari tembaga.

Rehabeam tidak sungguh-sungguh menaati Tuhan. Ketika ada ancaman, ia merendahkan diri dan meminta pertolongan Tuhan. Setelah kondisi aman terkendali, Rehabeam kembali berbuat jahat dan mengabaikan Tuhan.

Kesungguhan hati dan ketekunan mencari Tuhan bisa terjadi karena situasional, misalnya: belum memiliki pekerjaan, kondisi keuangan yang mulai menghimpit, mengalami kebangkrutan, dan lainnya. Hidup rohani bukan musiman, tetapi proses dan progres yang selalu terjadi dalam kehidupan manusia. Hal itu dapat terbentuk jika kita memiliki kerinduan untuk dekat dengan Allah. Kerinduan itu pun harus dipelihara dan dipupuk dengan rajin agar anugerah Allah terjaga senantiasa. [INAKO]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: