Hidup Menurut Warisan Iman

Baca: 2 Tawarikh 17:1-19

Sekalipun sama-sama menuliskan tentang sejarah Israel, Kitab 2 Tawarikh lebih menyoroti relevansi iman yang dihidupi oleh raja dan segenap bangsa. Raja yang baik hidup menurut warisan iman kepada Allah Israel.

Raja Yosafat (2Taw. 17:1-19) mewarisi kerajaan dari ayahnya Asa yang hidup menurut perintah Tuhan (4), meneruskan tradisi iman dari Raja Daud (3). Tuhan mengukuhkan kekuasaannya, mendapatkan persembahan, kaya dan terhormat (5), hidup menurut jalan Tuhan dan menjauhi berhala (6). Yosafat memerintahkan pembesar, orang Lewi dan para imam untuk berkeliling mengajarkan kitab Taurat kepada rakyat (7-9). Pengajaran ini menimbulkan kegentaran akan Tuhan juga bagi bangsa sekelilingnya (10-12). Kekuatan militer secara khusus dicatat dengan pembangunan benteng dan kota perbekalan (12), dan daftar puluhan hingga ratusan ribu orang perang, para pahlawan yang gagah perkasa dengan panglima dan persenjataan mereka (13-19).

Sekalipun catatan militer pada zaman Raja Yosafat sangat kuat, sebenarnya Kerajaan Yehuda yang dipimpinnya tetap kecil dibandingkan negara adidaya, seperti Mesir, Asyur, atau pun Persia. Bahkan bangsa-bangsa tetangganya, seperti orang Filistin, Moab, dan Amon, menjadi ancaman bagi kehidupan bangsa. Yosafat sadar bahwa iman kepada Tuhan adalah warisan yang menyatukan dan menguatkan bangsanya. Karena itu, ia menjauhkan bangsanya dari penyembahan berhala dan mengajar mereka hidup takut akan Allah. Memelihara warisan iman membawa ketakutan yang dari Tuhan menyebar kepada kerajaan-kerajaan di sekitarnya (10).

Indonesia terkenal dengan beraneka ragam warisan iman. Keberagaman itu menuntut kita mengembangkan dialog kebersamaan. Iman kepada Yesus dan Kerajaan Allah seharusnya mendorong kita hidup dalam damai sejahtera, kebenaran, dan keadilan di tengah masyarakat. Inilah kesaksian iman yang perlu ditumbuhkembangkan. [YTP]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: