Setengah Hati Menaati Tuhan

Baca: 2 Tawarikh 25:1-28

Amazia melakukan apa yang benar di mata Tuhan, tetapi dengan setengah hati (2). Ia masih terjerat dalam lingkaran kekerasan, yakni membalas kematian orangtuanya.

Meski masih tergolong muda saat diangkat menjadi raja, Amazia termasuk raja yang cerdik. Secara perlahan-lahan ia menyusun strategi dan mengukuhkan takhtanya, barulah membunuh para pegawai istana yang telah membunuh ayahnya. Hanya saja anak-anak mereka tidak dibunuh sesuai dengan hukum Musa (3-4). Di sini kita melihat Amazia masih menghormati hukum Musa sebagai perintah Allah yang harus dipatuhi oleh bangsa Israel.

Saat berperang melawan Edom, Amazia merasa perlu menambah jumlah tentaranya yang berjumlah 300.000 dengan membayar 100.000 pahlawan gagah dari Kerajaan Israel. Kebimbangan Amazia atas kekuatan armada perangnya memperlihatkan sikap hatinya yang kurang percaya diri (5-6). Berkat pertolongan dan kemurahan hati Allah, Amazia memperoleh kemenangan besar atas Edom (7-12). Namun, kemenangan itu dinodai oleh keberdosaan dalam penyembahan berhala dan kesombongan Amazia yang membentak nabi Allah (14-16). Akhirnya Tuhan menyerahkan Amazia ke tangan Raja Israel (17, 20-24).

Hidup takut akan Tuhan harus dilakukan dengan sepenuh hati, jiwa, dan akal budi (Ul.6:5). Bagi mereka yang suam-suam kuku saja, tidak dingin dan tidak panas, akan dimuntahkan dari mulut-Nya (Why.3:16). Hal ini jelas terlihat dalam tindakan Amazia yang mendua hati antara menaati Tuhan dan menyiapkan alternatif cadangan apabila terjadi kegagalan. Keyakinan yang kukuh tidak ada dalam hatinya. Di satu sisi, ia masih percaya pada Tuhan. Di sisi lain, ia masih menyembah berhala. Akhirnya Amazia ditolak oleh Tuhan.

Hati yang mendua dalam mengikut Tuhan hanya menambah masalah. Periksalah kebulatan hati Anda di saat tantangan hidup datang melanda. Hanya mengikut Tuhan dengan sepenuh hati yang akan beroleh mahkota kehidupan. [YTP]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: