Ibadah yang Diperkenan Allah

Baca: 2 Tawarikh 35:1-27

Sering kali orang Kristen berpikir bahwa Tuhan hanya mementingkan motivasi daripada tindakan nyata. Tetapi pemikiran seperti itu salah. Meskipun motivasi merupakan hal terpenting bagi Tuhan, namun bukan berarti tindakan nyata tidak memegang peran penting dalam kehidupan orang percaya. Dalam Santapan Harian hari ini dengan sangat mendetail menceritakan tentang perayaan Paskah yang dilakukan Yosia. Kecermatan, ketepatan, dan ketelitian dalam menjalankan perintah Tuhan menjadi prioritas utama agar perayaan tersebut diperkenan oleh Tuhan.

Mengapa perayaan Paskah Yosia ini dianggap yang terbaik di antara raja-raja Israel (18)?

Pertama, perayaan ini dilakukan di Yerusalem dan domba Paskah disembelih pada tanggal empat belas bulan yang pertama, yaitu sesuai dengan Taurat Tuhan. Bandingkan dengan perayaan Paskah Hizkia yang ditunda satu bulan (30:2-3).

Kedua, para imam dan orang-orang Lewi ditetapkan untuk melakukan tugas mereka sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Daud dan Salomo (2-4). Selain itu, Yosia memerintahkan kaum Lewi menyembelih domba Paskah, menguduskan diri, dan menyiapkan saudara-saudara mereka berdasarkan aturan kekudusan Tuhan (3-6).

Ketiga, Yosia menyumbang 30.000 kambing domba dan 3000 lembu kepada kaum awam. Keteladanan Yosia tanpa disadari telah menggugah hati banyak orang untuk ikut berpartisipasi memberikan sumbangan kambing domba untuk kurban Paskah kepada rakyat Israel (7-9).

Keempat, perayaan Paskah direncanakan dan dilakukan dengan sangat rapi dan orang-orang Lewi yang bertugas melakukan tugasnya dengan sebaik-baiknya (10-15).

Tujuan penulis mengisahkan perayaan Paskah di zaman Yosia dengan detail adalah untuk menekankan betapa pentingnya segala sesuatu dipersiapkan dan dilaksanakan dengan benar dan tepat. Ibadah kepada Tuhan tidak hanya membutuhkan hati yang benar, tetapi juga persiapan yang matang yang diperkenan oleh Tuhan. Apakah kita sudah memahaminya dan berusaha memberikan yang terbaik dalam kehidupan maupun pelayanan kita di hadapan Tuhan? [IT]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: