Kasihilah Allah dengan segenap hatimu

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Markus 7

Di satu sisi, tradisi keagamaan yang merupakan bagian dari sosial budaya sangat penting untuk membentuk identitas diri serta memperkenalkan ajaran agama kepada pemeluknya. Di sisi lain, tradisi agama dapat menipu orang, yaitu bila tradisi tersebut memberikan kesan bahwa melakukan tradisi agama membuat seseorang menjadi sudah berhubungan dengan Allah. Sebagai contoh, sebuah keluarga keluar makan bersamasama. Walaupun mereka menaiki mobil bersama-sama, duduk di meja yang sama, dan bergantian mengambil makan, bisa saja mereka tidak terhubung satu dengan yang lain bila mereka sibuk dengan gadget masing-masing saat makan malam bersama itu. Seperti itulah kritik yang dilontarkan Tuhan Yesus terhadap para ahli Taurat dan orang Farisi.

Markus membandingkan para pemegang tradisi Yahudi dengan seorang ibu non-Yahudi yang tidak memiliki tradisi agama Yahudi. Meskipun bukan penganut agama Yahudi, ibu itu bersedia mencari Tuhan Yesus, berbicara kepada-Nya dan akhirnya percaya kepada kebaikan dan kuasa Yesus Kristus. Justru ibu inilah yang menemukan perkenanan Yesus Kristus dan menerima jawaban atas permohonannya.

Marilah kita selalu waspada agar kita bisa selalu mengasihi Allah dengan segenap hati kita. Seringkali, kepatuhan kita terhadap tradisi agama—seperti ibadah setiap minggu, rajin saat teduh, memberikan perpuluhan—membuat kita merasa sudah mengasihi Tuhan. Kita perlu menemukan cara untuk selalu terhubung dengan Tuhan melalui tradisi, tanpa kemudian melakukan tradisi dengan jiwa yang kosong. [MB]

“Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibir nya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Markus 7:6b-8

Satu Tanggapan

  1. berikan aku selalu kekuatan TUHAN agar daku bisa mengasihimu dg segenap hati, akal budi dan kekuatanku..byk yg kulakukan slma ini hny smata ritual saja..TApi hatiku rindu utk lebh dekat lagi di hadiratMu.. amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: