Akibat Lupa Injil

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Yeremia 2

Bagai pencuri tertangkap basah, bangsa Yehuda sulit mengelak ketika Allah membeberkan dosa mereka. Allah berbicara seperti suami yang berduka karena istri yang tidak setia serta seperti orang yang dikhianati rekan bisnisnya (2:1-5)

Bangsa Israel telah melihat kemampuan Allah melindungi dan memelihara mereka di sepanjang jalan menuju Tanah Perjanjian, tetapi mereka melupakan Allah saat menghadapi pergumulan di Kanaan (2:6-13). Mereka melakukan dua dosa besar: Pertama, mereka meminta pertolongan berhala/ dewa Kanaan (2:23-28). Kedua, mereka meminta perlindungan Asyur dan Mesir (2:18, 36). Kedua hal itu merupakan kesalahan fatal yang sia-sia karena andalan mereka tidak bisa menolong, bahkan memperburuk keadaan (2:5, 19, 37). Allah mengingatkan mereka pada kota-kota di Israel (Kerajaan Utara) yang hancur dan tak berpenduduk akibat memilih jalan yang kini ditempuh Yehuda (2:14-17). Maukah Yehuda belajar dari kesalahan Israel? Akar masalahnya adalah bahwa Yehuda melupakan kisah tentang Allah membebaskan mereka dari Mesir, menuntun ke Kanaan, dan memilih mereka menjadi saluran berkat bagi segala bangsa. Sebaliknya, mereka berfokus pada kisah hidup (pergumulan dan kebutuhan) mereka sendiri. Itulah yang membuat mereka tergoda untuk meminta pertolongan dari berhala atau dewa.

Yeremia mengingatkan bangsa Yehuda—juga gereja dan diri kita hari ini—untuk bertobat: berhenti dari kesibukan memikirkan urusan dan kebutuhan diri sendiri serta belajar melihat suka duka kehidupan berdasarkan apa yang Allah lakukan bagi kita dan apa yang Allah ingin lakukan melalui kita. Maukah Anda bertobat dan mengubah cara pandang Anda? [ICW]

“Aku telah membawa kamu ke tanah yang subur untuk menikmati buahnya dan segala yang baik dari padanya. Tetapi segera setelah kamu masuk, kamu menajiskan tanah-Ku; tanah milik-Ku telah kamu buat menjadi kekejian.” Yeremia 2:7

Satu Tanggapan

  1. Dan hal tersebut masih terjadi pada umat Tuhan sampai sekarang marilah kita saling menopang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: