Pergumulan Selalu Ada, Andalkan Allah Saja!

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Yeremia 44-45

Dua pasal ini membahas pelayanan terakhir nabi Yeremia bagi umat Yehuda yang telah babak belur didera hukuman Allah akibat kebebalan dosa mereka. Yeremia menegur sisa umat Yehuda yang pergi ke Mesir dan lebih mengandalkan Mesir dan dewa-dewa Mesir dibandingkan mengandalkan Tuhan. Mereka mengulang dosa nenek moyang mereka, sehingga mereka mengalami dahsyatnya hukuman Allah seperti yang menimpa nenek moyang mereka (44:1-14). Reaksi umat itu sangat mencengangkan: setelah menolak mendengar firman Tuhan, mereka bahkan mengaku menyembah ilah Mesir lebih menguntungkan daripada menyembah Tuhan (44:15-19). Mereka terang-terangan bersikap melawan Tuhan. Wajar bila Yeremia menubuatkan kebinasaan umat Yehuda yang melarikan diri ke Mesir, saat Mesir dihancurkan oleh Babel (44:20-30). Namun, Tuhan masih menunjukkan belas kasihan-Nya: akan ada sedikit umat yang terluput, sehingga mereka tidak punah (44:28).

Pasal 45 menunjukkan pergumulan Barukh, juru tulis Yeremia, yang tidak kalah berat ketimbang Yeremia. Raja Yoyakin membakar gulungan kitab yang ditulisnya dan memerintahkan orang menangkapnya (pasal 36). Ia dituduh menghasut Yeremia menubuatkan hal buruk bagi sisa umat Yehuda yang menyelamatkan diri ke Mesir (43:3). Wajar bila Barukh tertekan dan mengeluhkan nasibnya pada Tuhan (45:1-3). Allah menegur sekaligus menjanjikan keselamatan dan pemeliharaan-Nya terhadap Barukh (45:4-5). Pergumulan hidup bisa dialami sebuah bangsa (Yehuda) maupun individu (Barukh). Nasib akhir mereka berbeda karena Yehuda bersandar pada manusia dan berhala, sedangkan Barukh mengandalkan dan bertahan untuk setia kepada Allah. Bagaimana dengan Anda? [ICW]

Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!” Yeremia 17:5

3 Tanggapan

  1. Ya benarlah, saya sudah letih menjalani hidup ini, namun saya mahu serahkan saja semua ini kepada Tuhan Yesus, Tuhan tolong perbaiki hidup keluargaku berikan aku kekuatan untuk tetap setia kepada-Mu selamanya sampai akhir napasku Amin.

  2. Tanpa pemeliharaanMu kami sudah binasa, karena itu kuatkan iman percaya saya dan anakanak saya hanya bersandar sama Tuhan. Amin

  3. Terima kasih renungan harian dapat membantu dalam perkongsian renungan dengan ahli kelompok sel saya.Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: