Hindarilah Ibadah yang Palsu!

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Baca: Amos 5

Beribadah tidak selalu berarti mencari TUHAN! Betel, Gilgal, dan Bersyeba (5:5) adalah pusat-pusat ibadah yang palsu! Sebelum Bait Suci dibangun, pusat ibadah bangsa Israel adalah Kemah Suci yang letaknya berpindah-pindah. Setelah Bait Allah selesai dibangun di Yerusalem, bangsa Israel harus beribadah di sana, tidak boleh di tempat lain. Setelah Kerajaan Israel pecah menjadi Kerajaan Israel (bagian Utara) dan Kerajaan Yehuda (bagian Selatan), Raja Yerobeam (raja pertama Kerajaan Israel Utara) membuat patung anak lembu emas di Betel (perbatasan dengan Kerajaan Yehuda) dengan maksud menjadikan Betel sebagai pusat ibadah bagi bangsa Israel (bagian Utara), agar rakyat tidak beribadah di Yerusalem yang terletak di Kerajaan Yehuda. Pada zaman hakim-hakim (sebelum zaman raja-raja), Gilgal adalah salah satu tempat yang pernah menjadi pusat ibadah karena adanya dua belas batu peringatan di sana (Yosua 4-5), tetapi bangsa Israel tak boleh lagi beribadah di sana sesudah Bait Allah dibangun. Bersyeba yang terletak di wilayah Yehuda adalah pusat ibadah yang ilegal, karena hanya Bait Allah di Yerusalem yang direstui Allah sebagai pusat ibadah. Karena pusat-pusat ibadah itu mengungkapkan ketidaktaatan kepada Allah, tak mengherankan bila perayaan dan persembahan korban yang dilakukan bangsa Israel dibenci Allah (5:21-23).

Ibadah yang palsu menghasilkan perbuatan dosa (5:7, 12). Bila umat Allah sungguh-sungguh mencari Allah, semestinya muncul kebaikan, keadilan, dan kebenaran (5:14-15, 24). Pada masa Perjanjian Baru (termasuk masa kini), ibadah bisa dilakukan di mana saja (Yohanes 4:21- 24). Yang menjadi masalah, apakah ibadah yang Anda lakukan menghasilkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran? [P]

Sebab beginilah fir man TUHAN kepada kaum Israel: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup! Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap.” Amos 5:4-5

Satu Tanggapan

  1. Gembalakanlah kami agar tidak menyimpang dari ajaranMu Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: