Jangan Keliru Menyembah Tuhan

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Baca: Mazmur 115

Dalam dunia ini tidak ada namanya ateis sejati. Meskipun golongan ini mengingkari atau pun meniadakan keberadaan Tuhan dalam hidupnya, disadari atau tidak, mereka telah menciptakan “tuhan” yang baru, yaitu keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam dunia ini tanpa campur tangan Tuhan. Sebab segala sesuatu sudah dapat dijelaskan dengan akal budi manusia. Walaupun “Tuhan” itu ada, hal itu hanyalah proyeksi pikiran manusia tentang sesuatu yang ideal, seperti kesempurnaan, keabadian, kemahakuasaan, cinta kasih, dan lain sebagainya. Cara berpikir seperti ini yang menguasai pikiran dan hidup mereka.

Orang Israel dididik untuk melihat Tuhan sebagai Pribadi yang hidup. Ia tidak diciptakan oleh siapa pun karena Ia kekal adanya. Segala sesuatu tercipta oleh Dia dan Ia berkuasa atas apa pun juga. Bahkan manusia tidak mampu menggambarkan kehadiran-Nya hanya dengan akal budi atau imajinasinya. Selain itu, Tuhan memiliki hak prerogratif untuk menentukan siapa diri-Nya dan bagaimana bertindak terhadap makhluk ciptaan-Nya. Karena itulah orang Israel menyebut Tuhan dengan sebutan YHWH.

Kata “YHWH” sangat sakral bagi orang Yahudi. Mereka melihat bahwa nama Tuhan tidak dapat disebut dengan sembarangan. Sebab itu mereka menggantikan pengucapan YHWH menjadi Adonai sebagai bentuk penghormatan. Mereka tidak berani menyebut nama Tuhan secara langsung karena nama itu kudus untuk manusia yang berdosa.

Lalu bagaimana orang percaya masa kini memahami nama Tuhan? Sebagian besar orang percaya tidak memahami makna kata YHWH. Namun mereka mengasosiasikan nama itu pada figur Yesus sebagai Juru Selamat dunia. Dalam diri Yesus inilah kehadiran Allah tampak nyata. Bagi setiap orang yang ingin menyembah Allah secara benar harus menghidupkan citra Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, Tuhan seperti apa yang kita sembah akan tercermin melalui cara penghormatan kita kepada-Nya setiap saat, baik melalui perilaku, tutur kata, atau pun cara berpikir. [TRW]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: