Menjadi Berkat di Tengah Ketidakpastian

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Yesaya 19-20

Saat menghadapi ancaman bahaya, bangsa Israel sering kurang tekun bersandar kepada Tuhan dan memilih untuk bersandar kepada musuh-musuh mereka, antara lain kepada bangsa Mesir. Sikap bangsa Israel itu jelas salah karena Mesir bukanlah tempat bersandar yang kokoh. Tuhan akan membuat Mesir mengalami perang saudara (19:2), sehingga mereka menjadi lemah dan akhirnya bisa ditaklukkan oleh Asyur (19:4). Baca lebih lanjut

Nyanyian Syukur

Baca: Mazmur 92

Nyanyian syukur merupakan unsur ibadah, sejak Israel kuno sampai sekarang. Lebih dari soal suara merdu atau sumbang, pemazmur memberitakan kasih dan kesetiaan Tuhan lewat nyanyian syukur dan mazmurnya (1-4). Baca lebih lanjut

Menghadapi Perasaan Takut

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Baca: Yesaya 18

Etiopia adalah negeri yang banyak nyamuknya. Oleh karena itu, Etiopia disebut sebagai “negeri dengingan sayap” (18:1). Negeri mereka mengirim utusan untuk menjalin koalisi dengan bangsa yang ditakuti (18:2) karena kekuatan dan kekejamannya, mungkin bangsa Mesir atau bangsa Asyur. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: