Mempertahankan Iman di Tengah Tekanan

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Baca: Ayub 16-17

Kekesalan Ayub memuncak. Saat dia berada dalam keadaan menderita, sikap teman-temannya yang merasa memiliki kebenaran membuat Ayub semakin kesal. Dia merasa bahwa perkataan teman-temannya hanya merupakan perkataan kosong yang tidak relevan dengan apa yang dia alami, sehingga Ayub sampai berkata, “Penghibur sialan kamu semua!” (16:2). Baca lebih lanjut

Debat Kusir

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Baca: Ayub 15

Diskusi antara Ayub dengan teman-temannya bisa dikategorikan sebagai debat kusir. Elifas tidak peduli terhadap jawaban Ayub. Dia menganggap jawaban Ayub sebagai perkataan omong kosong. Dia sudah membuat vonis “bersalah” terhadap diri Ayub dan dia tidak mau mendengar bantahan Ayub. Baca lebih lanjut

Dengarkan (Baca), Lalu Lakukan!

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Baca: Lukas 6:46-49

Kokohnya sebuah bangunan sangat bergantung pada kualitas fondasinya. Jika kita menanam fondasi semakin dalam, maka bangunan di atasnya akan kokoh. Apalagi, jika kita menggunakan batu bermutu baik, itu akan menambah kukuh gedung di atasnya. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: