Twitter Saat Teduh

Ikutin yu, Saat Teduh di twitter...

Catatan dari Penulis

Salam kasih dalam Tuhan.

Mulai hari ini, pembaca dapat mengikuti kembali saduran renungan harian dari buku Renungan Harian Air Hidup. Pembaca bisa meng klik ke blog http://airhidupblog.blogspot.com

Terima kasih

Chat with HIM

TUHAN : Kamu memanggilKu ?

aku : Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

aku : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk. Baca lebih lanjut

Tempat Perhentian

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Baca: Ibrani 4

Tuntutan hukum Taurat telah ditanggung oleh Kristus, sehingga orang Kristen tak perlu mengikuti tuntutan peraturan hukum Taurat. Sekalipun demikian, prinsip yang melandasi hukum Taurat itu baik dan berguna, serta sepatutnya tetap kita terapkan. Salah satu bagian terpenting dari hukum Taurat adalah peraturan Sabat yang berlandaskan prinsip “berhenti” atau “istirahat”. Baca lebih lanjut

Allah yang Teratur

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Baca: Kejadian 1:1-2:7

Hakikat kehidupan berawal dari Allah (1). Allah menciptakan alam semesta dalam keteraturan. Gambaran keteraturan diperlihatkan lewat urutan penciptaan. Diawali dengan penciptaan terang (3), cakrawala (6), daratan (9), tumbuh-tumbuhan (11), benda-benda langit (14), binatang air dan udara (20), serta binatang melata (24). Pada puncaknya, Allah menciptakan manusia yang disebut dengan gambar dan rupa Allah (26). Baca lebih lanjut

Meninggalkan Tradisi Lama

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Baca: Ibrani 3

Melepaskan diri dari tradisi seringkali tidak mudah, apa lagi bagi orang Yahudi—penerima Surat Ibrani—yang menghadapi penganiayaan yang harus ditanggung sebagai konsekuensi menjadi Kristen (10:32-39). Keinginan untuk kembali kepada tradisi kepercayaan agama Yahudi yang mementingkan ritual dan hukum Taurat amat menggoda. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: