Tutur kata menunjukkan kualitas

Baca: Matius 12:22-37

Agaknya orang Farisi sungguh-sungguh dikuasai oleh ketidakpercayaan hingga menuduh pengusiran setan (exorcism) yang dilakukan oleh Yesus memakai kuasa penghulu setan (24). Di sini Yesus mengingatkan bahwa suatu kerajaan dapat menjadi kuat jika bersatu. Jadi, aneh jika setan mengusir setan karena hal itu akan melemahkan kondisi mereka sendiri (26-28). Selain itu, Yesus pun menegaskan bahwa tutur kata yang keluar dari mulut seseorang mencerminkan perbendaharaan hatinya (35).

Yesus mengingatkan bahwa tutur kata bukan hal remeh-temeh. Sebab hati yang jahat mengeluarkan ucapan yang jahat pula. Itu berarti, Yesus hendak menunjukkan bahwa kata-kata orang Farisi mencerminkan kualitas diri mereka. Mereka memfitnah bahwa Yesus mengusir setan dengan kuasa penghulu setan. Upaya itu mereka lakukan untuk membuat pekerjaan dan pelayanan Yesus tidak legal di mata masyarakat Yahudi. Jadi, mereka hanya mengeluarkan kata yang sia-sia, tidak membangun, dan tanpa makna. Hal itu tidak ada gunanya. Ibarat sebuah pohon yang menghasilkan buah yang tidak baik pada akhirnya tidak berguna sama sekali. Teguran Yesus terhadap orang Farisi menjadi peringatan bagi kehidupan kita sehari-hari.

Kata-kata adalah hal yang tidak terpisahkan dari hidup manusia. Bahkan ada penelitian yang menyatakan bahwa dalam sehari perempuan dapat mengeluarkan sampai 20.000 kata, sedangkan laki-laki 7.000 kata. Jika penelitian itu benar, berapa persen dari kata-kata itu berguna dan bermakna? Seberapa banyak kata yang membangun, menghibur, menyakiti, menggunjingkan, mengejek, dan merendahkan orang lain? Mampukah kata-kata kita membuat orang lain termotivasi dan bersemangat menjalani kehidupan?

Seberapa besar komunikasi kita berguna, bermakna, membangun, dan menghibur dalam relasi kita dengan sesama? Kadang diam bisa menjadi pilihan terbaik. Jika harus berbicara, marilah berkata-kata dengan berkualitas. Sebab kata-kata menunjukkan kualitas hidup kita. [THIE]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Satu Tanggapan

  1. terima kasih Tuhan karena telah diingatkan agar kami selalu bertutur kata yang lembut.Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: